Masalah & Isu Strategis Desa

Daen Faristama 20 Juli 2019 21:34:30 WIB

Agar pembangunan berkelanjutan di sebuah desa dapat mencapai keberhasilan dan sesuai visi dan misi desa, sehingga terwujudlah kesejahteraan masyarakat. Maka pemerintah desa maupun masyarakat desa harus ikut serta dalam pembangunan desa ini. Namun dengan adanya kondisi dan batasan desa, maka terdapat beberapa kendala atau permasalahan dalam mewujudkan strategi pembangunan ini. Permasalahan tersebut diantaranya;

  1. Belum memadainya pembangunan infrastruktur

Keberadaan sarana dan prasarana infrastruktur yang baik mutlak sangat diperlukan dalam pembangunan desa, sehingga akses informasi dan komunikasi serta distribusi barang dan jasa dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat karena semua masyarakat mempunyai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang serta maju bersama sehingga dapat mengurangi tingkat kesenjangan antar RT.

Kondisi jalan pada saat ini semakin menunjukkan penurunan. Perbaikan jalan belum diimbangi dengan peningkatan kualitas dan sistem pemeliharaan yang belum optimal.

  1. Masih rendahnya pendapatan petani dan produktifitas pertanian

Desa Punung termasuk desa agraris sehingga mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai petani atau bekerja di bidang pertanian. Dengan demikian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, bidang pertanian harus menjadi prioritas utama. Produktifitas komoditi tertentu sudah meningkat, akan tetapi harga hasil produksi relative masih rendah, sehingga pendapatan petani masih rendah.

  1. Masih rendahnya aksesbilitas dan kualitas pendidikan dan kesehatan

Aksesbilitas dan kualitas bidang pendidikan bisa diartikan kemampuan masyarakat dalam menjangkau kebutuhan terhadap penyediaan pendidikan oleh pemerintah yang memadai dan berkualitas.

Aksesbilitas bidang pendidikan secara umum sudah cukup memadai namun maish banyak sarana prasarana penunjang pendidikan yang belum ada.

Aksesbilitas masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di tahun 2010 sampai 2014 secara umum sudah menunjukkan perbaikan, namun demikian masih kurang berfungsinya Polindes Desa, masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjadi kader kesehatan (Kader Posyandu Balita, Kader Desa Siaga, dll) di desa. Tidak adanya sarana prasarana penunjang kegiatan Kader Kesehatan Desa. Kurangnya kegiatan peningkatan kapasitas bagi kader kesehatan desa.

  1. Masih rendahnya perhatian dan pembinaan terhadap usaha kecil dan masih tinggi jumlah pengangguran terbuka

Adanya berbagai usaha kecil di masyarakat belum mendapatkan perhatian dan pembinaan dari pemerintah termasuk dengan bantuan pendanaan dalam meningkatkan produksi, sehingga bisa menyerap kebutuhan tenaga kerja, namun demikian jumlah pengangguran masih cukup besar terutama pada masa setelah tanam/panen pertanian.

  1. Masih minimnya kontribusi PAD terhadap APBDes

Sumbangan PAD saat ini hanya mengandalkan hasil sewa dari pasar hewan dan bangunan desa, pendapatan lain berupa sumbangan BUMDes belum ada karena desa belum memiliki BUMDes. Oleh karena itu membentuk BUMDes perlu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan desa.

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Punung

tampilkan dalam peta lebih besar