Semarak HUT Republik Indonesia ke - 74 Tahun Desa Punung

Daen Faristama 17 Agustus 2019 22:24:48 WIB

Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita... Hari merdeka nusa dan bangsa.. Hari lahirnya bangsa Indonesia... Merdeka. Sekali merdeka tetap merdeka...

Demikian penggalan lirik Hari Merdeka karya H. Mutahar yang diciptakan pada tahun 1946. Hari ini, 74 tahun yang lalu, ikhtiar panjang bangsa Indonesia agar terbebas dari belenggu penjajahan berhasil tuntas dengan memproklamirkan diri merdeka pada 17 Agustus 1945. Pada hari itu, Indonesia memprolamirkan kemerdekaannya di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat. Suasana haru dan bahagia mewarnai saat Ir. Soekarno membacakan teks proklamasi.

Momentum ini tak akan terjadi tanpa serangkaian peristiwa yang melatarbelakanginya. Kekalahan Jepang dari Sekutu Pada tanggal 6 agustus 1945, kota hiroshima dikagetkan dengan jatuhnya bom atom oleh Amerika Serikat, sehingga mengakibatkan kota hiroshima menjadi luluh lantah tak berdaya. Tidak sampai disitu, jepang dikagetkan kedua kalinya, Amerika Serikat melakukan serangan kedua pada tanggal 9 Agustus 1945 dengan menjatuhkan bom atom tepat pada jantung kota Nagasaki. Dua serangan tersebut mengakibatkan ratusan ribu orang jepang meninggal dunia. serta, keadaan itu sekaligus memaksa jepang untuk mengaku menyerah kepada Sekutu, yang kemudian menjadi pertanda berakhirnya Perang Dunia ke II. Hingga pada sampai golongan Tua (Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta) Dan golongan muda ( Soekarni, Wikana, Aidit, dan Chaerul Saleh) bersepakat untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan cepat, yg kita kenal sekarang dengan peristiwa Rengasdengklok. Sekilas peristiwa yang melatarbelakangi Proklamasi bangsa Indonesia.

Semarak Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 juga dirasakan kesakralannya hingga di wilayah Desa Punung, Kabupaten Pacitan. Lapangan di Desa Punung dipenuhi oleh masyarakat yang rela melawan panasnya terik matahari agar dapat memperingati HUT RI ke - 74 Tahun. Upacara ini diikuti mulai dari perwakilan SD, SMP, SMA, Mahasiswa KKN, Kelembagaan dan Organisasi Desa, Camat, Kepala Desa, Kepala Dusun dll. Tepat pukul 10.00 WIB, upacara dilaksanakan dengan khidmat hingga pukul 11.00 WIB. Acara selanjutnya adalah hiburan, mulai dari penampilan Marching Band yang apik, bazaar produk usaha dari sekolah - sekolah, organisasi, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Bazaar produk usaha ini tidak hanya untuk pemasaran produk saja, tetapi juga dilakukan penilaian untuk para peserta stand bazaar. Kriteria penilaian meliputi kreativitas, inovasi, kebersihan dan kerapian dari setiap peserta Dengan adanya pameran produk usaha ini, diharapkan masyarakat Desa Punung dapat lebih mengembangkan atau menciptakan ide dan cara baru untuk produk lain kedepannya, mengedepankan kualitas produk, memajukan ekonomi kreatif sumber daya manusia, dan majunya perekenomian berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

 

Editor : Rizki Berlianto D & Widya Agung K (Mahasiswa KKN Tematik Universitas Jember Periode II Tahun 2019 Desa Punung, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan).

Komentar atas Semarak HUT Republik Indonesia ke - 74 Tahun Desa Punung

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Punung

tampilkan dalam peta lebih besar